SMAN 1 Pamotan Selenggarakan Learning Tour Masakan Pawon di Desa Dasun

dasun.desa.id- SMAN 1 Pamotan akan menyelenggarakan Wisata Belajar atau Learning Tour di Desa Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang pada Selasa (17/5/2022) mendatang. Learning Tour ini bertema besar “Kuliner Pawon Nusantara Perajut Integrasi Bangsa”.

Kegiatan ini akan melibatkan ratusan siswa kelas sepuluh SMAN 1 Pamotan. Mereka akan melakukan kelas memasak (cooking class) beragam menu pesisiran khas Dasun seperti Bandeng Mrico, Bandeng Presto, Bandeng Otak-otak, Cumi Asam Manis, Dempel Udang, Urap Latoh, Garang Asem BandengPepes Wedel Bandeng, dll.

Selain cooking class, adapula kegiatan sarasehan yang akan menghadirkan Angga Hermansah aktivis Desa sekaligus penulis buku Pemajuan Kebudayaan Desa Dasun, Sujarwo sebagai Kepala Desa Dasun dan Kepala Sekolah SMAN 1 Pamotan sebagai narasumber.

Siswa juga akan ditugaskan untuk membuat video tentang masakan pawon pesisiran untuk diupload di channel YouTube masing-masing serta menuliskannya dalam blog pribadi.

Sujarwo Kepala Desa Dasun sangat berterimakasih karena Desa Dasun dipilih SMAN 1 Pamotan menjadi tempat diselenggarakannya Learning Tour kali ini. Harapannya  Desa Dasun mampu menjadi tempat penelitian dan pengabdian masyarakat dari instansi pendidikan. Serta mampu mengangkat promosi masakan pawon di Desa Dasun yang dapat dinikmati di Warung Apung Dasun.

“Saya mengucapkan terimakasih desa kami telah dipilih, sehingga nantinya mampu mengangkat wisata kuliner kami, kami juga akan selalu membukakan pintu selebar-lebarnya bagi proses pembelajaran siswa, penelitian maupun kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan instansi pendidikan” ungkap Sujarwo saat menerima kunjungan guru pendamping learning tour pada Selasa (10/5/2022).

Menurut Indarti ketua Panitia kegiatan Learning Tour SMAN 1 Pamotan, Desa Dasun dipilih karena memiliki potensi kuliner pawon yang beragam terutama kuliner pesisiran. Selain itu kegiatan wisata kuliner melalui Warung Apung Dasun juga telah eksis sejak lama. Desa Dasun terlebih di tahun 2022 telah berhasil menggerakkan ema-emak ‘Membumbuhi Indonesia’ dalam kegiatan Festival Bandeng Mrico dan menerbitkan buku “Pemajuan Kebudayaan Desa Dasun.” (G/G)


Lihat juga Pemajuan Kebudayaan Desa Dasun :

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan