Festival Bandeng Mrico, Emak Emak Dasun Membumbui Indonesia | Desain Poster dan Kaos

dasun.desa.id- Desa Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang akan mempunyai gawe besar pada 13-14 November 2021 mendatang. Pasalnya, Desa Dasun telah menjadi Desa Pemajuan Kebudayaan yang dipilih oleh Kemendikbud Ristek Republik Indonesia. Oleh sebab itu, melalui kerjasama dengan Kemendikbud Ristek, Desa Dasun mempunyai gawe bernama Festival Bandeng Mrico, Bandeng Mrico Corona Lungo.

Kegiatan Festival ini akan difokuskan di Pantai Dasun. Pada hari itu pula akan menjadi penanda bahwa pembukaan Pantai Dasun sebagai tempat tujuan wisata sudah bergema. Seluruh masyarakat Desa Dasun menyambut antusias dengan berita itu. Setiap hari Minggu mereka bersama pemerintah Desa melakukan kerja bakti bersih Pantai Dasun guna menyambut festival dan pembukaan Pantai Dasun.

festival bandeng mrico
Poster Festival Bandeng Mrico, Desa Dasun tahun 2021

Festival Bandeng Mrico, Bandeng Mrico Corona Lungo terdiri dari serangkaian acara kebudayaan yang telah disiapkan dengan riset dengan pendekatan etnografi. Susunan acaranya adalah:

  1. Kemah Budaya, adalah berkemah di Pantai Dasun di bawah rindangnya pohon cemara. Pantai Dasun memang sangat cocok untuk kegiatan kemah atau tempat camping ground. Sudah banyak komunitas pelestari yang merasa sangat bertah untuk berkemah di Pantai Dasun.
  2. Susur Sungai Dasun, Menyingkap Lintas Kebudayaan, Susur Sungai Dasun adalah sebuah aktivitas kebudayaan dibalut dengan wisata. Menyusuri Sungai Dasun dengan perahu nelayan Dasun. Sungai Dasun menjadi penanda silang budaya yang selama ini terjalin indah di Lasem. Selain itu Susur Sungai Dasun dapat melihat saksi kedigdayaan maritim Majapahit, Demak karena galangan kapalnya berada di tepian Sungai Dasun.
  3. Pameran Miniatur Kebudayaan dan UMKM, Panitia Festival telah mempersiapkan produksi miniatur kebudayaan di Desa Dasun yang bercorak maritim dengan kehidupan masyarakat yang terbuka. Produk miniatur kebudayaan yang akan dipamerkan di festival antara lain : anco, selender, kepis, ladang tambak, jaring, jolo, kapal, sampan, tolok, dll.
  4. Sarasehan Budaya, Sarasehan Budaya akan dilaksanakan pada hari Sabtu malam Minggu dengan pembicara adalah Mas Irfan Afifi seorang budayawan muda yang berfokus riset pada suluk kebudayaan Desa. Kemudian pembicara yang kedua adalah Sujarwo, Kepala Desa Dasun yang selama menjabat melakukan politik naleni weteng, yakni sebuah prinsip kepemimpinan yang tidak bertumpu pada materi dan kuasa uang.
  5. Pentas Budaya, Pentas Budaya dilakukan beriringan dengan Sarasehan Budaya dengan menampilkan kesenian yang lahir dari bumi Dasun yakni Laesan. Laesan lahir dari ekspresi perasaan dan keheningan yang dirasakan oleh para pekerja galangan kapal Dasun pada jaman Kolonial Belanda dan Jepang. Kemudian ada tampilan dari Angklungan Dasun, yakni kumpulan anak muda Dasun yang bergiat dalam kesenian tradisional dan modern.
  6. Senam Budaya, Adalah sebuah aktivitas kesehatan yang dilakukan oleh emak-emak Desa Dasun dalam menyemarakkan pembukaan Pantai Dasun sebagai aset harapan kesejahteraan masyarakat Desa Dasun.
  7. Tangkap Ikan Bandeng,  Sebelum memasak bandeng Dasun menjadi kelo mrico, ada aktivitas yang lumayan seru dan ikonik dalam festival ini, yakni menangkap bandeng langsung dari tambak. Aktivitas ini akan sangat seru bagi peserta mengingat gerakan bandeng saat masuk dalam jaring dan jolo akan menjadi sensasi yang cukup terkenang, apalagi tambak dasun yang menjadi tempat tangkap bandeng memiliki pemandangan yang cukup indah dengan pusaka saujana tambak, hutan mangrove dan gunung lasem.
  8. Emak-emak Dasun Membumbui Indonesia,  Ini adalah acara inti dari Festival Bandeng Mrico, Bandeng Mrico Corona Lungo. Dimana puluhan emak-emak Dasun akan beraksi  menghasilkan karya kebudayaan berupa masakan Bandeng Mrico dan berbagai masakan khas Desa Dasun lainnya di Pantai Dasun. Selanjutnya masakan ini akan dinikmati bersama para peserta festival dan seluruh masyarakat Desa Dasun yang hadir.

Nah itulah serangkaian acara Festival Bandeng Mrico, Bandeng Mrico Corona Lungo pada 13-14 November 2021 mendatang di Pantai Dasun. Kehadiranmu akan sangat dinanti untuk menjadi saksi bagaimana emak-emak Dasun membumbui Indonesia dengan cinta. Semua rangkaian acara tersebut para peserta dapat mengikuti dengan gratis tanpa dipungut biaya.

  • Penulis : Angga Hermansah
  • Desain : Mufid
  • Penyelaras : A. Sholeh Syariffudin

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan