KKN Rampung, Mahasiswa dan Masyarakat Dasun Srawung

dasun.desa.id-Sabtu malam 3 September  2021 menjadi malam penutupan dan pelepasan mahasiswa KKN PAR STAI Al-Anwar yang tergabung di Unit 14 Desa Dasun. Mahasiswa yang mengikuti KKN di Desa Dasun ini telah menghabiskan waktu 32 hari sesuai waktu kontrak yang ditugaskan oleh kampus. Selama 32 hari mengabdikan diri kepada masyarakat Desa Dasun, para mahasiswa telah melakukan berbagai macam kegiatan baik yang berkaitan dengan program KKN maupun yang merupakan kegiatan masyarakat Desa Dasun sendiri. Bahkan tepat di hari penutupan pada sore harinya mahasiswa KKN masih melaksanakan kegiatan terakhir berupa podcast di Studio Perpustakaan Desa Dasun bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah KH. Taj Yasin Maimoen.

Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu visi dari tri darma perguruan tinggi. Pada intinya mahasiswa diminta untuk berlatih dan belajar bermasyarakat dengan bentuk melaksanakan beberapa kegiatan sosial kemasyarakatan. Desa Dasun sendiri sudah dua kali ini kedatangan tamu mahasiswa KKN dari STAI Al-Anwar Sarang, Rembang. Malam penutupan kegiatan KKN ini dilaksanakan karena memang tenggat waktu yang ditugaskan oleh kampus sudah rampung. Mahasiswa yang ber-KKN di Desa Dasun  juga telah melaksanakan berbagai macam kegiatan serta menyentuh berbagai lini sosial yang ada di Desa Dasun

Tak berbeda jauh dengan pelepasan KKN pada umumnya, pelepasan KKN di Desa Dasun kali ini mengangkat sebuah tema yaitu “Dasun Ninggal Kenangan” sebuah tema yang merupakan usulan dari salah satu mahasiswa peserta KKN sebagai wujud terimakasih atas semua ilmu dan pengalaman baru yang didapatkan selama pengabdian di Desa Dasun.

“Dasun Ninggal Kenangan adalah wujud tresna kami kepada desa Dasun” ungkap mahasiswa tersebut.

Meskipun masih dalam situasi pandemi yang serba tak tentu, acara malam itu tetap dilangsungkan dengan tetap menggunakan protokol kesehatan. Senua elemen masyarakat ikut serta berbondong-bondong menyaksikan acara pada malam itu. Bukan hanya para remaja dan anak-anak, bahkan ibu-ibu dan beberapa orang-orang sepuh juga hadir di acara malam perpisahan tersebut.

Angklung Dasun membuka acara, semua penonton bersuka ria dan ikut bernyanyi bersama. Tak nampak kesedihan dari raut wajah mereka, baik mahasiswa maupun masyarakat membaur dan menikmati acara pelepasan tersebut dengan suka cita. Acara malam itu dipandu oleh dua pembawa acara yaitu Aperines dan Dila yang mampu membuat semua masyarakat terhibur dengan guyonan kekinian mereka berdua.

“Kami mewakili masyarakat desa Dasun sangat berterima kasih kepada semua anak-anakku mahasiswa KKN dari STAI Al-Anwar yang sudah ikut mengisi dan menghiasi desa Dasun dengan berbagai macam kegiatan, saya harap kalian tidak melupakan Dasun, dan semoga pelepasan kali ini adalah awal dari silaturrahmi kita,” ungkap Sujarwo Kepala Desa Dasun dalam sambutannya.

Turut memberikan sambutan pula Nur Huda, S.Hum., MA selaku DPL KKN Unit 14 Desa Dasun, kemudian juga Ari selaku ketua Karangtaruna Desa Dasun, dan Wafa selaku koordinator mahasiswa unit KKN desa Dasun.

Menggunakan dekorasi panggung yang sederhana tidak menutup kemeriahan dari para penonton pada acara malam itu. Mereka menikmati acara demi acara yang berlangsung. Beberapa hiburan  yang juga menghibur salah satunya adalah pertunjukan drama musikal yang disutradarai oleh Abdullah Hadani. Drama musikal itu diawali dengan sebuah musikalisasi puisi karya Sutardji Calzoum Bachri yang dinyanyikan oleh Delya Linta salah satu pemudi Dasun dengan Mas Wafi sebagai pemusik. Selanjutnya masuk beberapa aktor “tukang ndagel” yang tingkahnya membuat semua penonton terpingkal-pingkal, mereka adalah Mas Aji, Mas Farid, Fina, dan Fani. Selain drama musikal, dalam acara tersebut juga ada beberapa pembagian doorprize dengan berbagai macam nominasi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Abdullah Mubarok, Lc., M.Thi salah satu dosen STAI Al-Anwar yang juga mampu mencerahkan masyarakat dengan tausiyahnya yang lucu namun berisi. Pada pungkasan acara ada penyerahan cinderamata berupa ukiran kaca dan lukisan kopi karya Ubaidillah Arsyad yang diberikan langsung kepada Sujarwo. Setelahnya Sujarwo memberikan beberapa kalam pelepasan kepada seluruh mahasiswa yang ber-KKN di Dasun serta berpesan untuk tetap menguatkan tali ukhuwah antara mahasiswa KKN dan masyarakat Desa Dasun.

Malam itu menjadi malam penuh haru dan kebahagian baik bagi masyarakat Desa Dasun maupun mahasiswa KKN. Akan tetapi mereka tetap menunjukkan riuh kebahagiaan yang sepertinya enggan untuk berpisah. Dasun penuh kebahagiaan, Dasun meninggalkan kenangan pada malam itu. Meskipun KKN telah rampung namun hati mahasiswa dan masyarakat tetap akan srawung.

Dasun We Proud Of You

See You Again

Penulis : KKN PAR STAI Al Anwar Unit 14 Desa Dasun

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan