Desa Dasun Juara Pertama Lomba Masak Hidangan Bahari

Dasun.desa.id- Potensi kuliner di Kabupaten Rembang sungguh luar biasa. Banyaknya jenis masakan khas Kabupaten Rembang membuat pecinta kuliner tidak akan melewatkan momen menikmati masakan di Rembang.

Kuliner Rembang adalah pesona wisata yang sangat menjanjikan, terlebih bahan baku kuliner di Rembang sungguh banyak, mulai dari hasil laut, tambak, ladang, hutan, dll. Selain itu juga faktor sosial budaya yang membuat kuliner Rembang sangat beragam.

Potensi-potensi ini kemudian dimanfaatkan oleh pecinta kuliner untuk menggelar Rembang Creative Food Festival pada Senin-Selasa (29-30 April 2019) di Pantai Nyamplung, Desa Tritunggal, Rembang. Salah satu acaranya adalah Lomba memasak hidangan bahari tingkat desa. Pesertanya adalah desa-desa wisata unggulan di Kabupaten Rembang.

Desa Wisata Dasun, Kecamatan Lasem, Rembang berhasil meraih juara pertama dengan masakannya Bandeng Krsipi saus asam manis, serta hidangan lainnya yakni, Urap Latoh Dasun, Dodol Kawis Dasun, Rengginang Latoh Dasun, dan Sirup Kawista Dasun

Bandeng Krispi Asam Manis dari Desa Wisata Dasun, foto: dasun.desa.id

Hidangan  Desa Wisata Dasun meraih juara karena banyak memenuhi indikator-indikator yang sudah ditetapkan oleh dewan juri. Yakni hidangan tanpa menggunakan bahan pengawet makanan. Kemudian peserta mampu menggali masakan dari laut yang merupakan ciri khas Kabupaten Rembang, sehingga cara-cara kreatif ini bisa disuguhkan kepada pengunjung pariwisata di Kabupaten Rembang.

Urap Latoh Dasun, foto : dasun.desa.id

“Terkait dengan Masakan yang disuguhkan oleh Desa Dasun, yakni pertama tidak menggunakan bahan-bahan pengawet, seperti sambalnya ibu-ibu membuatnya sendiri, tidak menggunakan sambal asam manis dari pabrik yang banyak sekali kandungan bahan pengawetnya serta bahan kimia lain,” Tutur Ismudah salah satu dewan juri.

“Kemudian soal inovasi dan kreatifitasnya mengolah ikan bandeng yang sejatinya merupakan identitas Desa Dasun menjadi masakan yang terkesan modern dan mampu bersaing dalam momen lomba masak kali ini. Kemudian ada juga faktor higenis-nya yang membuat Desa Dasun unggul dari desa-desa lainnya.” lanjut Ismudah.

Sirup Kawista Asli Desa Dasun, foto : dasun.desa.id

Selain beberapa indikator di atas, juga terdapat indikator tampilan untuk menilai suatu masakan.

“Tampilan dari masakan Desa Dasun juga unggul dari desa-desa lainnya, tadi saya melihat memang Dasun yang paling unggul dalam penampilan masakannya, sudah saya nilai sudah kelihatan kok,” pengakuan Ismudah.

Kepala Desa Dasun Sujarwo bersyukur atas apa yang diraih oleh Desa Dasun sebagai juara pertama Lomba Memasak Hidangan Bahari.

Dewan juri sedang mencoba sirup kawista dasun, foto: dasun.desa.id

“Tentunya kami bersyukur atas apa yang diraih oleh tim dari Desa Dasun dalam lomba memasak. Tentunya pada saat persiapan kami memberikan masukan-masukan khusus terhadap tim, terutama dalam memilih bahan-bahan yang higenis dan tidak mengunakan bahan yang dari pabrik. Kami persiapkan dengan baik untuk mengangkat masakan dengan bahan dasar bandeng yang menjadi ciri khas Desa Dasun,” tutur Sujarwo.

Kepala Desa Dasun Sujarwo menerima penghargaan mewakili Desa Dasun sebagai juara Lomba Mamasak hidangan bahari 2019, foto : dasun.desa.id

Desa Wisata Dasun memang terkenal dengan hidangan baharinya, ini bisa didapati di Warung Apung Dasun yang menyajikan masakan-masakan khas bahari mulai dari bandeng, urap latoh, udang crispi, dll. Warung Apung beralamatkan di Area Ruang Terbuka Hijau Dasun (RTH Dasun), Desa Dasun, RT.03/RW.01, Lasem, Rembang. (Exsan Ali Setyonugroho)

Google Map Warung Apung Dasun:

 

Video Rembang Creative Food Festival:

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan