Cara Membuat Tempe Tradisional – Bapak Maryadi Sudirman Desa Dasun Lasem

Dasun.desa.id- Ditilik dari muasal katanya, tempe bukan berasal dari bahasa Tiongkok, tapi bahasa Jawa kuno, yakni tumpi, makanan berwarna putih yang dibuat dari tepung sagu, dan tempe berwarna putih. Kata tempe juga ditemukan dalam Serat Centhini jilid ketiga, yang menggambarkan perjalanan Cebolang dari candi Prambanan menuju Pajang, mampir di dusun Tembayat wilayah Kabupaten Klaten dan dijamu makan siang oleh Pangeran Bayat dengan lauk seadanya: “…brambang jae santen tempe … asem sambel lethokan …” sambel lethok dibuat dengan bahan dasar tempe yang telah mengalami fermentasi lanjut. Pada jilid 12 kedelai dan tempe disebut bersamaan: “…kadhele tempe srundengan…”

“Tempe berasal dari kata Nusantara tape, yang mengandung arti fermentasi, dan wadah besar tempat produk fermentasi disebut tempayan,” tulis Denys Lombard dalam Nusa Jawa Silang Budaya: Jaringan Asia.

Tempe daun jati Bapak Maryadi Sudirman terkenal sangat enak sehingga banyak pelanggan yang kecanduan, namun beliau tidak lantas membuat banyak, beliau hanya membuat sak madyo. Itulah kekuatan dan kemahalan kwalitas tempe Bapak Maryadi Sudirman

Menurut Ong Hok Ham dalam Encyclopaedia van Nederlandsch Indie (1922), tempe disebut sebagai “kue” yang terbuat dari kacang kedelai melalui proses peragian dan merupakan makanan kerakyatan (volk′s voedsel).

Disebut makanan kerakyatan, kata Maryoto, karena tempe diciptakan oleh rakyat, bukan istana. “Karena itu, muncul istilah ‘bangsa tempe’, sebagai bentuk stigmatisasi dari kalangan priyayi,” ujar Maryoto. “Sekarang tempe tidak lagi sebagai makanan rakyat,” Maryoto menambahkan. “Pamor tempe semakin terangkat ketika gairah kuliner meningkat, sehingga tempe manjadi makanan kita semua.” (Historia.id)

Bapak Maryadi Sudirman sedang menjelaskan bagaimana cara membuat tempe, beliau juga merupakan Ketua RT. 01 RW. 01 Desa Dasun, Lasem, Rembang

***

Itulah sepenggal sejarah mengenai tempe, makanan sejuta umat terutama di Indonesia. Kali ini kita akan belajar mengenai metode pembuatan tempe tradisional dari Bapak Maryadi Sudirman di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Beliau adalah pembuat tempe yang memiliki nilai-nilai kesederhanaan yang sangat tinggi. Membuat tempe dengan cinta kasih dan dengan “sak madyo” tidak berlebih-lebihan.

Simak Liputannya berikut ini:

====

  • Director : A. Harnoto
  • Producer : Sujarwo
  • Cameraman : Adit, Suhadi
  • Editor : Exsan Ali

====

  • official website : www.dasun.desa.id
  • e-mail: wisatabaharidasun@gmail.com
  • facebook: Wisata Bahari Dasun
  • instagram: @wisatabaharidasun
  • WhatsAps : +6289509916699
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan