Pesona Bahari Dasun Rembang Juara I Konvensi Pokdarwis Tingkat Jawa Tengah

BREBES- Pokdarwis Pesona Bahari Desa Dasun Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang berhasil tampil sebagai juara I bidang Konvensi Pokdarwis se-Jawa Tengah yang diselenggarakan di kawasan wisata Waduk Malahayu, Brebes Jumat-Minggu kemarin. Adapun juara II dan III bidang Apresisasi dan Konvensi adalah Pokdarwis KWIK Berkah Mandiri (Kebumen) dan Rukun Santoso (Lerep, Ungaran, Kabupaten Semarang).

Kepala Bidang SDM dan Parekraf Dinporapar Jateng Trenggono mengatakan, kegiatan apresiasi dan konvensi Pokdarwis ini ini dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing dengan kampanye sadar wisata dan sapta pesona.

“Dari kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kompetensi SDM pelaku pariwisata, khususnya bagi Pokdarwis di Jawa Tengah yang jumlahnya ada 550 kelompok,” kata Trenggono di sela acara tersebut.

Di dalam rangkaian kegiatan ini, katanya, diberikan soal-soal untuk dipecahkan oleh delegasi Pokdarwis yang diutus kabupaten/kota. Adapun materinya antara lain mengenai kelembagaan dan profil masing-masing Pokdarwis. “Mereka harus memaparkan organisasinya berikut program dan kegiatan yang dilakukan,” ujarnya.

Selain itu juga diberi soal tertulis mengenai Sapta Pesona, Sadar Wisata. Nya,”Peserta yang jumlahnya sekitar 200 orang itu juga diajak mengunjungi objek wisata Mangrovsari di Brebes, kemudian diminta untuk menyampaikan paparan mengenai apa yang dilihat dikaitkan dengan Sapta Pesona.

Kepala Desa Dasun, Sujarwo beserta isteri membawa penghargaan Juara 1 Konvensi Pokdarwis dan Juara 1 Gelar Produk Pokdarwis tingkat Jawa Tengah di Malahayu, Brebes 22/07/2018.

“Kepada mereka juga diberikan soal berupa studi kasus, misalnya bagaimana mengatasi kawasan wisata yang diganggu preman, bagaimana mentatasi krisis dalam organisasi, dan sebaganya,” tamah Trenggono.

Selain itu, masing-masing kabupaten/kota juga diminta menggelar produk mereka yang dipamerkan dalam stan-stan yang disedaiakan. “Ada yang membawa kuliner khas, kerajinan tangan daerah, kesenian, bahkan ada yang menggelar atraksi seperti membatik, membuat keramik, kerajinan, dan sebagainya. Itu juga kami nilai dan semua nilai dikumulatifkan untuk menentukan juara konvensi,” ujar Trenggono.

Adapun secara lengkap juara tersebut adalah, untuk bidang konvensi juara harapan I, II, III Pokdarwis Pandanaran (Kota Semarang), Gapuro Makmur (Kudus), Deworejo (Sragen). Bidang Apresiasi Kelembagaan juara I Pokdarwis Mangrovesari Brebes, II Rukun Santoso Kabupaten Semarang, III Jayakatwang Purworejo. Harapan I, II, II masing-masing Nirwana Sunrise Kabupaten Magelang, Padi emas Boyolali, Pandanaran Kota Semarang.

Untuk gelar produk Pokdarwis juara I Pesona Bahari Rembang, II Rukun Santoso Kaabupaten Semarang, III Pandanaran Kota Semarang dan juara favorit Gegerhalang Malahayu Brebes.

Trenggono merinci penghargaan kepada pemenang diwujudkan dalam bentuk, untuk bidang apresiasi semua juara mendapatkan uang pembnaan, trofi, sertifikat, dan mengikuti studi banding untuk dua orang. Untuk juara konvensi juga berupa uang pembinaan, sertifikat, trofi, ditambah mengikuti sstudi banding untuk tiga orang. “Untuk gelar produk berupa uang embinaan, sertifikat, trofi, dan pemberangkatan studi banding untuk satu orang,” tambah Trenggono.

Sementara dewan juri yang terlibat dalam penilaian tersebut, kata Trenggono, ada Eko Suseno Matrutty (akademisi dari UKSW Salatiga, motivator, dan konsultan pariwisata), Widiyartono R (praktisi media, wartawan Wawasan), Toto Riyanto Z (konsultan pariwisata), dan Supomo dari Dinporapar Jateng.

(wawasan.co /WIDIYARTONO R/NN)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan