Penelitian Replika Perahu Dasun

Tri Murti nelayan Dasun mempraktikan peroses pembuatan replika perahu dasun di hadapan tim peneliti (Dok: Dasun.desa.id, 2018)

Dasun.desa.id- Desa Dasun, desa yang terletak di bagian utara Lasem berbatasan langsung dengan Laut Jawa memang memiliki banyak potensi. Salah satu potensi desa bahari ini adalah kerajinan replika perahu Dasun yang dibuat oleh warganya. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh SMAN 1 Pamotan dengan menerjunkan tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) ke Desa Dasun melakukan penelitian mengenai replika perahu Dasun dengan memanfaatkan barang-barang bekas atau limbah.

Kepala Desa Dasun, Sujarwo sangat menyambut baik atas upaya mendokumentasikan kegiatan kreatif di Desa Dasun yakni pembuatan Replika Perahu Dasun. Replika perahu ini dibuat oleh Tri Murti salah satu nelayan Dasun yang mampu membuat replika dengan persis seperti aslinya.

Contoh replika perahu Dasun yang sudah dibuat (dok: Dasun.desa.id, 2018)

“Penelitian replika perahu Dasun sebagai embrio souvenir dan kerajinan kreatif untuk mendukung program wisata bahari Dasun dengan memanfaatkan limbah atau barang bekas, semoga bisa memberikan pesan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memuliakan sampah dengan mengolahnya kembali menjadi barang yang berguna,” terang Sujarwo.

Selama satu bulan, Tim KIR SMAN 1 Pamotan akan mendokumentasikan proses pembuatan replika perahu Dasun. Uniknya proses penelitian ini dayung bersambut dengan program kawasan Alas Samudra Wela dengan Dasun sebagai salah satu di dalamnya. Desa Dasun kebagian pengembangan konsep konservasi dan edukasi, yang sejalan lurus dengan penelian ini dengan pemanfaatan barang-barang bekas, proses belajar, serta melestarikan tradisi pembuatan kapal.

Peneliti bersama dengan Kepala Desa Dasun beserta perangkat di depan Kantor Desa Dasun (dok: Dasun.desa.id, 2018)

“Ini adalah komitmen kami sebagai salah satu desa Kawasan Alas Samudra Wela yang dipercaya untuk melaksanakan praktik konservasi dan edukasi. Kami mendukung penuh upaya penelitian yang di lakukan di desa kami terutama bidang konservasi dan edukasi untuk menambah pijakan kami menerapkan kebijakan kebijakan yang nantinya akan berguna bagi masyarakat,” Sujarwo menambahkan. [Exsan Ali S.]

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan