Pelatihan Teknik Penanaman

Gerakan Menanam Pohon (Dok: Vizta Pamotan)

Dasun.desa.id-Desa Dasun, Kecamatan Lasem, Kabupten Rembang terletak di daerah pantai. Vegetasi di Dasun bercorak tropis pantai yang rindang. Ladang garam, sungai, pohon mangrove banyak kita jumpai di Desa Dasun. Kebetulan Desa Dasun juga terdapat ribuan pohon cemara yang menambah kerindangan desa kecil di ujung utara Lasem ini.

Pohon cemara memang anggun untuk dilihat dan menyejukan, sehingga pantas ditanam di halaman rumah. Pohon cemara memiliki banyak jenisnya, dan bisa disesuaikan dengan kondisi halaman dan bisa menjadi bagian dari landscape rumah yang menarik untuk dipandang. Ada cemara bonsai yang mungkin sangat cocok untuk rumah minimalis, namun ada cemara angin yang besar yang mungkin akan cocok dengan tipe rumah besar sekelas mansion.

Siswa sedang menanam pohon di Jalan Dasun (Dok: Dasun.desa.id)

Memang saat menanam pohon cemara harus disesuaikan dengan tujuan dari menanam cemara tersebut. Bila memang untuk tanaman utama, maka harus disiapkan lahannya yang cukup luas, karena pada cemara yang berbatang besar akan memakan lahan yang cukup luas. Akarnya bisa teronggok keluar mendominasi tempat di sekitarnya, sehingga jangan ditanam di dekat rumah, maupun dekat pagar, setidaknya jauh dari bangunan di sekitarnya, meskipun ini tidak untuk cemara bonsai.

Cemara bonsai atau dikenal juga dengan cemara udang bisa menempati sisi-sisi sempit di ruangan yang terbatas. Namun perhatikan pula bila tumbuhnya tidak akan sebesar cemara angin atau jenis Norfolk, namun dahan dan rantingnya bisa tumbuh cukup besar untuk mengisi lahan yang ada. Biasanya memang sangat cocok ditanam di pojok rumah, terlihat lebih elegan dan indah, namun jauhi posisi dekat jendela karena bisa menutup pemandangan keluar jendela.

Menyiapkan bibit cemara

Ada banyak bibit cemara, namun yang dikenal cuma beberapa jenis, ini termasuk cemara udang, cemara Norfolk, cemara angin, yang memiliki bentuk yang unik. Meskipun di alam liar ada lebih banyak jenis cemara yang bisa dibiakan, namun lamanya pembibitan membuat orang lebih menyukai bibit cemara yang sudah besar. Tidak terlalu ribet dan bisa dinikmati secara langsung.

Namun bila suka daki gunung, banyak tuh beragam cemara yang bertebaran di dataran rendah. Sebenarnya bisa diplot waktu naik dan saat turun sudah bisa diambil yang ukuran kecil untuk dibiakan menjadi bibit. Pembiakannya saat mudah karena memang pohon cemara adalah tanaman di dataran rendah, tanaman beriklim tropis yang tahan panas.

Tempat penyemaian bibit di RTH Dasun (dok: Vizta Pamotan)

Menyiapkan lahan untuk pohon cemara

Bila bibit masih kecil memang sebaiknya ditanam di dalam pot, sampai batangnya agak besar. Namun dijaga agar batangnya tumbuh lurus dan tidak bengkok, karena saat masih kecil batangnya masih labil. Sebaiknya tempatkan bibit cemara ini ditempat terkena sinar matahari agar dahannya tidak bengkok, melonggok mencari cahaya sinar matahari. Bila sudah agak kuat batangnya maka saatnya menyiapkan lahan untuk bibit cemara tadi.

Gali lubang yang cukup dalam agar akar cemara bisa masuk ke dalam tanah. Juga jauhkan lokasinya dari pagar dan bangunan rumah. Masukan juga kompos untuk memberi akar cemara makanan yang akan menyuburkan akar cemara, beberapa lebih menyukai pupuk kandang, namun harus dicampur merang bakar untuk menambah unsur haranya. Biarkan untuk beberapa saat sebelum menanam bibit cemara tadi.

Jangan lupa berikan anjir atau tiang penyangga bibit agar bibit dapat bantuan untuk berdiri tegak sebelum bibit benar-benar menyatu dengan tanah baru. Anjir bisa terbuat dari bilahan bambu dengan panjang sekitar 100-7 cm tergantung tinggi rendahnya bibit. Anjir juga sangat berguna untuk menandai bahwa ada bibit cemara baru yang sedang ditanam, agar orang tahu dan saling menjaga bibit cemara untuk hidup.

Proses penanaman bibit pohon di Jalan Cinta, Dasun, Lasem, Rembang (Dok: Vizta Pamotan)

Memelihara pohon cemara

Sebenarnya tidak terlalu banyak hal yang dilakukan dalam memelihara pohon cemara, asalkan menanamnya saat musim hujan, maka tidak disibukan dengan pengairan tanaman. Namun lebih baik memang menjaga agar batangnya bisa tumbuh lurus, maka jangan sampai ada yang menghalangi pohon cemara mendapatkan sinar matahari. Biasanya setelah melewati umur enam bulan batangnya sudah cukup kuat dan tidak berubah bentuk.

Setelah pemeliharaannya hanya menyiangi dahan maupun daunnya untuk terlihat tetap rapi dan memiliki bentuk yang indah. Pohon cemara akan lebih bersemi saat musim hujan dan saatnya membentuk sesuai yang diinginkan. Bila ini jenis cemara udang, maka perawatannya lebih intensif, dengan menata pertumbuhan dahan dan daunnya. []

Apresiasi sebesar-besarnya kepada SMK Kehutanan Rimba Taruna Jawa Tengah (Dok: Vizta Pamotan)
Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan